Melihat adanya respon pembaca artikel "Install Microsoft Security Essential Di Windows XP Professional Bajakan" yang cukup banyak dari artikel saya lainya dan sedikitnya kesempatan saya untuk membuka email maupun blog saya dalam beberapa waktu terakhir ini, maka sebagai update dari artikel tersebut, langsung saya share disini saja CD Key Windows XP Professional SP2 yang terdeteksi sebagai Genuine Windows...
CD KEY
Tampilkan postingan dengan label Tweaking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tweaking. Tampilkan semua postingan
Rabu, 03 Agustus 2011
Rabu, 12 Januari 2011
Install Microsoft Security Essential Di Windows XP Professional Bajakan
Berawal dari kebingungan saya mencari anti virus yang benar-benar mumpuni, baik dari sisi kemampuan mengenali dan mebersihkan virus, pengaruhnya terhadap performance komputer serta kemampuannya untuk kerja bareng dengan beberapa program yang oleh sebagian besar anti virus dikenali sebagai virus dan susah untuk ditoleransi (exclude),akhirnya saya berhasil menemukan anti virus seperti yang saya inginkan.
Anti virus tersebut adalah Microsoft Security Essential (MSE), anti virus buatan microsoft yang bisa jalan di windows xp, server, vista maupun se7en. Masalah timbul ketika ternyata MSE (beradasarkan pengalaman saya) hanya bisa digunakan pada Genuine Windows alias BUKAN BAJAKAN karena untuk proses instalasi harus melewati tahapan validasi. Instalasi hanya akan sukses apabila dikenali sebagai GENUINE WINDOWS, jika tidak proses instalasi akan gagal.
Beberapa kali saya mencoba menggunakan aneka software cracker untuk membuat windows xp menjadi genuine dan kemudian menginstall MSE ternyata tidak membuahkan hasil sampai akhirnya saya menemukan cd key/serial number yang membuat windows xp saya terdeteksi sebagai genuine windows dan lolos validasi serta berhasil install MSE, alangkah senangnya...
Sejak saat itu setiap install ulang windows saya mempergunakan serial number/cd key tersebut dan pada komputer lain (milik teman misalnya) yang tidak memerlukan install ulang, saya merubah serial numbernya dengan menggunakan Key Finder v1.4.1.
Untuk yang membutuhkan serial number/cd key tersebut, bisa kontak saya via Yahoo Messenger, untuk key finder v1.4.1 bisa download disini.
Anti virus tersebut adalah Microsoft Security Essential (MSE), anti virus buatan microsoft yang bisa jalan di windows xp, server, vista maupun se7en. Masalah timbul ketika ternyata MSE (beradasarkan pengalaman saya) hanya bisa digunakan pada Genuine Windows alias BUKAN BAJAKAN karena untuk proses instalasi harus melewati tahapan validasi. Instalasi hanya akan sukses apabila dikenali sebagai GENUINE WINDOWS, jika tidak proses instalasi akan gagal.
Beberapa kali saya mencoba menggunakan aneka software cracker untuk membuat windows xp menjadi genuine dan kemudian menginstall MSE ternyata tidak membuahkan hasil sampai akhirnya saya menemukan cd key/serial number yang membuat windows xp saya terdeteksi sebagai genuine windows dan lolos validasi serta berhasil install MSE, alangkah senangnya...
Sejak saat itu setiap install ulang windows saya mempergunakan serial number/cd key tersebut dan pada komputer lain (milik teman misalnya) yang tidak memerlukan install ulang, saya merubah serial numbernya dengan menggunakan Key Finder v1.4.1.
Untuk yang membutuhkan serial number/cd key tersebut, bisa kontak saya via Yahoo Messenger, untuk key finder v1.4.1 bisa download disini.
Mengembalikan File atau Folder yang di Hidden oleh Virus
Seringkali kita dibingungkan oleh ulah virus yang menyerang komputer atau flashdisk kita, kalau bukan karena data kita yang akhirnya hilang atau rusak,mungkin saja data tersebut terselamatkan setelah kita menghilangkan virusnya tapi ohh..... data tersebut hanya terlihat jika kita mengaktifkan opsi show hidden file melalui folder option pada windows explorer. Saat kita membuka properties data/folder tersebut ternyata opsi hiddenya dalam keadaan tercentang dan tidak bisa dirubah, lantas....
Untuk menampilkan kembali File/Folder yang dihidden oleh virus dapat kita atasi menggunakan fitur command prompt bawaan windows (Start-All Program-Accessories-Command Prompt)dengan perintah sebagai berikut:
1. klik start -> All Program -> Accessories -> Command Prompt
2. Masuk ke Partisi atau Drive flashdisk (misal "e") dengan perintah e:
3. Ketikan "attrib -R -S -H /S /D" kemudian tekan enter
4. Tunggu sampai prosesnya selesai kemudian Refresh Partisi/Drive tersebut
5. Selesai, tutup jendela Command Prompt dan lihatlah kembali windows explorernya
Selamat mencoba semoga berhasil...
Untuk menampilkan kembali File/Folder yang dihidden oleh virus dapat kita atasi menggunakan fitur command prompt bawaan windows (Start-All Program-Accessories-Command Prompt)dengan perintah sebagai berikut:
1. klik start -> All Program -> Accessories -> Command Prompt
2. Masuk ke Partisi atau Drive flashdisk (misal "e") dengan perintah e:
3. Ketikan "attrib -R -S -H /S /D" kemudian tekan enter
4. Tunggu sampai prosesnya selesai kemudian Refresh Partisi/Drive tersebut
5. Selesai, tutup jendela Command Prompt dan lihatlah kembali windows explorernya
Selamat mencoba semoga berhasil...
Jumat, 18 Juni 2010
Mencegah Copy Paste dari Komputer ke Flashdisk
Mencegah Copy Paste dari Komputer ke Flashdisk
Cara-cara seperti ini biasanya dilakukan dilaboratorium sekolah atau kampus. Fungsinya agar siswa tidak bisa melakukan copy paste terhadap file yang ada di dalam komputer laboratorium. Jadi siswa diharapkan benar-benar mengerjakan tugas laboratorium sendiri, bukan hanya sekedar copy paste dari teman kemudian di edit. Nah, cara ini bisa juga berguna jika kita ingin agar file-file yang ada di komputer kita tidak di curi copy oleh orang lain, teman misalnya. Sehingga data kita menjadi sedikit lebih aman dan terselamatkan. Itu kalau yang mau mengambil data orang yang tidak paham komputer, kalau yang sudah tahu triknya ya di ikhlaskan saja datanya dicuri.
Adapun caranya adalah:
1. Masuk Registry. Caranya : Klik Start > RUN > ketik REGEDIT > OK
2. Klik HKEY_LOCALMACHINESYSTEMCurrentControlSetControl
3. Klik kanan pada folder Control, kemudian Klik Edit > New > Key
Beri nama pada key baru tersebut dengan nama “StorageDevicePolicies” ( tanpa tanda ” )
4. Klik kanan folder “StorageDevicePolicies”, Klik Edit > New > Dword Value
5. Ubah namanya menjadi “WriteProtect” ( tanpa tanda ” )
6. Double Klik pada “WriteProtect”, ganti Value Data menjadi 1
7. Restart Komputer
Setelah restart kita coba melakukan transfer file dari komputer ke flashdisk…
Untuk mengembalikannya nanti langkahnya sama, hanya saja pada langkah 6 Value Datanya di ubah menjadi 0
Selamat mencoba…!!!
Cara-cara seperti ini biasanya dilakukan dilaboratorium sekolah atau kampus. Fungsinya agar siswa tidak bisa melakukan copy paste terhadap file yang ada di dalam komputer laboratorium. Jadi siswa diharapkan benar-benar mengerjakan tugas laboratorium sendiri, bukan hanya sekedar copy paste dari teman kemudian di edit. Nah, cara ini bisa juga berguna jika kita ingin agar file-file yang ada di komputer kita tidak di curi copy oleh orang lain, teman misalnya. Sehingga data kita menjadi sedikit lebih aman dan terselamatkan. Itu kalau yang mau mengambil data orang yang tidak paham komputer, kalau yang sudah tahu triknya ya di ikhlaskan saja datanya dicuri.
Adapun caranya adalah:
1. Masuk Registry. Caranya : Klik Start > RUN > ketik REGEDIT > OK
2. Klik HKEY_LOCALMACHINESYSTEMCurrentControlSetControl
3. Klik kanan pada folder Control, kemudian Klik Edit > New > Key
Beri nama pada key baru tersebut dengan nama “StorageDevicePolicies” ( tanpa tanda ” )
4. Klik kanan folder “StorageDevicePolicies”, Klik Edit > New > Dword Value
5. Ubah namanya menjadi “WriteProtect” ( tanpa tanda ” )
6. Double Klik pada “WriteProtect”, ganti Value Data menjadi 1
7. Restart Komputer
Setelah restart kita coba melakukan transfer file dari komputer ke flashdisk…
Untuk mengembalikannya nanti langkahnya sama, hanya saja pada langkah 6 Value Datanya di ubah menjadi 0
Selamat mencoba…!!!
Jumat, 04 Juni 2010
Windows 7 Registry Tweaks
Windows 7 Registry Tweaks
Copy seluruh teks dibawah ini kedalam notepad dan simpan dengan ektensi *.reg atau dengan ekstensi *.txt dulu kemudian rename untuk mengganti ekstensinya menjadi *.reg kemudian simpan dan jalankan file registri tersebut untuk memasukkannya kedalam registri windows 7.
[HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers\Copy To]
@="{C2FBB630-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13}"
[HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers\Move To]
@="{C2FBB631-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13}"
[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop]
"AutoEndTasks"="1"
"HungAppTimeout"="1000"
"MenuShowDelay"="8"
"WaitToKillAppTimeout"="2000"
"LowLevelHooksTimeout"="1000"
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
"NoLowDiskSpaceChecks"=dword:00000001
"LinkResolveIgnoreLinkInfo"=dword:00000001
"NoResolveSearch"=dword:00000001
"NoResolveTrack"=dword:00000001
"NoInternetOpenWith"=dword:00000001
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control]
"WaitToKillServiceTimeout"="2000"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RemoteComputer]
[HKEY_CLASSES_ROOT\*\shell\takeownership]
@="Take ownership"
"HasLUAShield"=""
"NoWorkingDirectory"=""
[HKEY_CLASSES_ROOT\*\shell\takeownership\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\takeownership]
@="Take ownership"
"HasLUAShield"=""
"NoWorkingDirectory"=""
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\takeownership\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
[HKEY_CLASSES_ROOT\dllfile\shell\takeownership]
@="Take ownership"
"HasLUAShield"=""
"NoWorkingDirectory"=""
[HKEY_CLASSES_ROOT\dllfile\shell\takeownership\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\takeownership]
@="Take ownership"
"HasLUAShield"=""
"NoWorkingDirectory"=""
[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\takeownership\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" /r /d y && icacls \"%1\" /grant administrators:F /t"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" /r /d y && icacls \"%1\" /grant administrators:F /t"
Copy seluruh teks dibawah ini kedalam notepad dan simpan dengan ektensi *.reg atau dengan ekstensi *.txt dulu kemudian rename untuk mengganti ekstensinya menjadi *.reg kemudian simpan dan jalankan file registri tersebut untuk memasukkannya kedalam registri windows 7.
[HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers\Copy To]
@="{C2FBB630-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13}"
[HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers\Move To]
@="{C2FBB631-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13}"
[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop]
"AutoEndTasks"="1"
"HungAppTimeout"="1000"
"MenuShowDelay"="8"
"WaitToKillAppTimeout"="2000"
"LowLevelHooksTimeout"="1000"
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
"NoLowDiskSpaceChecks"=dword:00000001
"LinkResolveIgnoreLinkInfo"=dword:00000001
"NoResolveSearch"=dword:00000001
"NoResolveTrack"=dword:00000001
"NoInternetOpenWith"=dword:00000001
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control]
"WaitToKillServiceTimeout"="2000"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RemoteComputer]
[HKEY_CLASSES_ROOT\*\shell\takeownership]
@="Take ownership"
"HasLUAShield"=""
"NoWorkingDirectory"=""
[HKEY_CLASSES_ROOT\*\shell\takeownership\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\takeownership]
@="Take ownership"
"HasLUAShield"=""
"NoWorkingDirectory"=""
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\takeownership\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
[HKEY_CLASSES_ROOT\dllfile\shell\takeownership]
@="Take ownership"
"HasLUAShield"=""
"NoWorkingDirectory"=""
[HKEY_CLASSES_ROOT\dllfile\shell\takeownership\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\takeownership]
@="Take ownership"
"HasLUAShield"=""
"NoWorkingDirectory"=""
[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\takeownership\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" /r /d y && icacls \"%1\" /grant administrators:F /t"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" /r /d y && icacls \"%1\" /grant administrators:F /t"
Langganan:
Postingan (Atom)



